assalamualaikum wr wb
selamat sore, dan salam sejahtera,
nama saya andry karmunianto, dan entah kenapa saya bisa hadir di blog nya ina,
sebelumnya saya mengucapkan terimakasih pada empunya blog karena telah mengizinkan saya menyampah di blognya, #yang punya blog lagi di iket pake tali rafia dan mulutnya di sumpel lolipop
jadi apa yang akan saya bicarakan? saya juga tidak tahu, jadi saya tidak jadi bicara
yah sudah sampai sini saja, assalamualakum wr. wb.
Perkenalan diri ala Andrywanto bin wanti
Tag :
Read Post : Perkenalan diri ala Andrywanto bin wantiSenin, 30 November 2015
Author : ina kawaii
Comments : 0
Tag :
Read Post : Perkenalan diri ala Andrywanto bin wantiSenin, 30 November 2015
Sesuatu yang
absurd dari kami,
Selamat sore, saya andry dan disebelah
saya hidup seseorang wanita bernama vina miranda sari a.s ina surin a.s ina
wawanto.. apalah apalah..
Oke di kalimat pertama saja kami sudah
berebut, bagaimana dikalimat kedua? Ketiga? #siap2 samurai mungkin melayang...
Oke karna ga ada yang kami pikirin, jadinya
kita ga jadi ngeblog
Wakakakakaka,, diatas tulisannya surin
yak a.s ina a.s ina kawai (menurut dia, dan keluarganya, kurang ii katanya)
Jadi untuk menjawab pertanyaan apa yang
anda lakukan ketika anda sedang absurd? Akan kita bahas disini. Oh iya
perkenalkan saya prof dr hj andry karmunianto amdk, baskom, mcd delivery ahli
nujum, (andry mau numpang terkenal di blog saya)
okelah, langsung ke intinya, hal2 absurd
yang biasa kita lakukan, dan ga patut buat ditiru
- Makan sambil kentut
- Makan soup panas meleleh di paha, bareng es sundae
- Andry ga perna keramas kalo mandi
- Ina kalo mandi kurang lebih 5 jam, yah hampir sama kayak katty perry boker lah.
- Pas mas paaasss.. :v
- Ketawa manis sambil makan ice sundae ditengah hujan. Dan nyasar di kenari,
- Pergi seminar, pulangnya nyasar => andry
- Saya membongkar aibnya andry..wakakakakakaa
- Untungnya andry anak baik dan manis dan solehah, mbak surin pulang lewat mana????
- Saya lapor pak tono dulu.. “hallo pak tono... bapak sehat pakk???..” :v
- Assalamualaikum ini pak tono lagi maen burung sama pak wawan, pak wawan anaknya bandel yang nomor dua yak...
Yasudah terjadi
perang disini, laptop saya disita, sebuah rahasia + konspirasi ternyata ina
adalah anggota isis,,
Waspada waspada
lah....
Wassalam...
andrina :v
ABSURD (jangan dibaca, nyesel kalo baca)
Tag :
Read Post : ABSURD (jangan dibaca, nyesel kalo baca)
Author : ina kawaii
Comments : 0
Tag :
Read Post : ABSURD (jangan dibaca, nyesel kalo baca)
Pernah mendengar istilah stalking ? mungkin
kebanyakan anak muda pada kebanyakan, saat ini sudah tidak asing lagi mendengar
istilah ini. Dalam bahasa inggris arti stalking itu sendiri adalah “menguntit”,
ini lebih sering biasanya digunakan untuk media sosial. Seseorang yang suka
menguntit dinamakan “Stalker”, sang “KEPOPERS” yang berusaha mencari tahu
segala aktifitas orang yang dengan sengaja ingin di intip entah sebagai fans atau
haters. Berbeda dengan hacker atau cracker, for youth info : hacker dan cracker
memiliki persamaan dan perbedaan. Dalam dunia IT (Information Technology
/Teknologi Informasi) Hacker itu sendiri adalah seseorang penyelundup yang
memang sengaja “mencuri” bahkan merusak/mengacak-acak/memodifikasi/mengambil
data penting milik orang lain entah itu data komputer, password media sosial
dan lain sebagainya. Dan cracker juga hampir sama dengan hacker, bedanya
cracker hanya masuk ke dalam data penting kita, lalu melihat-lihat bahkan
kadang memodifikasi data tetapi tidak merubah password si pemilik. Ketiga
istilah itu memiliki keterkaiktan di bidang IT, dan membutuhkan rumus
tersendiri untuk masuk ke data milik orang lain.
Kembali ke topik utama “Stalking”, saya sendiri
pernah menjadi ketiga peran yang saya jelaskan diatas (Stalker, Hacker, dan
Cracker), memang ini sangat tidak baik, karena dengan sengaja mencari tahu
tentang data/privasi milik orang lain, karena memang rasa ingin tau yang tinggi
dengan terpaksa dan sengaja membobol data orang lain (di media sosial). Sebagai
stalker saya mempunyai cara-cara untuk menembus masuk ke dalam dunia medsos
milik orang lain yang memang kita ingin cari tahu. Kebanyakan orang mengunci
data pribadinya karna tidak ingin orang asing atau bahkan penguntit masuk
kedalamnya. Tapi saya bisa dan mudah untuk masuk dan selalu tau segala
aktifitas si korban (*stalking)
Tidak mengajarkan untuk menjadi orang yang jahat,
saya hanya memberi beberapa cara jika memang readers ingin menjadi stalker
(bukan hacker atau cracker). Beberapa dari kalian pasti ingin sekedar mencari
tau tentang seseorang yang memang anda sendiri masihmerasa penasaran untuk di
cari tau.
Berikut sedikit trik yang bisa saya berikan jika
memang readers ingin stalking :
- Kamu tidak perlu menjadi / memakai data pribadi untuk menyelundup ke medsos milik orang lain, misalkan kamu ingin menguntit mantan/teman yang sekarang menjadi musuhkamu dan kamu masih penasaran, tidak mungkin kan kita sudah memblock/me’remove si dia tapi kita meng’add kembali akun milinya.. pasti gengsi dan malu dong. Tidak perlu khawatir, kamu cukup sedikit usaha untuk membuat akun baru. Akun baru ? gimana caranya ?? Nah yang diperlukan adalah kamu cukup membuat/mengisi data-data profil orang lain, tapi tidak sembarang orang lain.. contoh : si dia memiliki seorang teman “yang tidak terlalu dekat”, atau mungkin kamu tau si dia berasal dari SD, SMP, SMA, KULIAH, atau BEKERJA dimana.. kamu hanya perlu mencuri data profil salah satu temannya berikut foto-fotonya. Jika akun fake/palsu kamu sudah jadi, add lah beberapa temannya yang juga notabene berasal dari lingkup yang sama, karena pada dasarnya orang akan menerima permintaan pertemanan berdasarkan “teman yang sama” atau “mutual friends”. Tunggu hingga seminggu atau lebih, memang ini membutuhkan waktu..hehe. tambahkan beberapa teman sehingga terlihat memiliki banyak teman, dan buatlah status seakan-akan fb palsu itu adalah benar-benar real. setelah terasa cukup nyata, add lah akun yang dituju (yang ingin di mata-matai).
- Jika membuat akun palsu memakai profil teman-nya si doi terlalu mainstream, cobalah buat sebuah akun seseorang yang berparas cantik/tampan (yang enak diliat pokoknya mah). isikan data-data profil semenarik mungkin, beberapa korban terutama pria kebanyakan akan terpancing (karena pria lemah di mata) dan 70% akan men’CONFIRM permintaan pertemanan yang kamu kirimkan (akun palsu kamu). Seperti cara nomor 1 diatas, ikuti langkah-langkahnya. Jika kamu mengetahui segala apa yang dia suka, contohnya : si target menyukai hal yang berbau bola, jenismusik, atau mungkin juga dia seorang komikers/puisi lovers, buatlah status-status dan profil untuk akun palsu-mu yang berbau sama. Jika suatu hari kamu ingin sekedar berbincang-bincang di PM, obrolkan hal yang dia suka, jika dia membalas PM kamu dan tidak canggung membicarakan hal yang sama-sama di suka, dijamin dia tidak akan tau kalau yang berbicara dengannya adalah kamu yang menggunakan akun palsu (hindari obrolan yang dapat mengingatkan bahwa kamu adalah mantan pacar/mantan temannya). Dan dari situ kamu bisa stalking dan mencari tau segala aktivitas dia di jejaring sosial.
- Buat akun palsu, jika target kamu adalah “perempuan”, buat akun dengan gender yang sama. Isi profil dengan jurus nomor 1 dan nomor 2. Karena kebanyakan perempuan akan menerima permintaan pertemanan berdasarkan teman yang sama dan menyukai hal yang sama, dengan mudah anda dapat chat tentang apa-apa yang memiliki kesukaan yang sama. Begitu juga sebaliknya jika target kamu adalah laki-laki.
- Dan cara terakhir menurut saya adalah……… buatlah akun “dagangan / jualan”.hahha.. Isi data dan profil selengkap mungkin (data palsu pastinya), yang berisikan dagangan-dagangan seperti makanan, pakaian, aksesories atau yang lainnya yang menurut anda unik yang disukai si target.
Demikian cara-cara untuk menyusup ke dalam akun
seseorang yang ingin di mata-matai, apabila berhasil itu adalah keberhasilan
atas usaha kamu sendiri, karena kamu sudah berniat dan mau bersusah payah
mencoba menyusup demi mengintip akun orang lain. Apabila cara diatas belum
berhasil, mungkin kamu perlu cek lagi dan pastikan apakah dia benar-benar
memiliki akun atau tidak. Atau mungkin si pemilik akun jarang online atau
bahkan dia orang yang sulit & tidak mudah menerima orang baru yang tidak
dikenalinya dan benar-benar protect dengan akunnya.
Dijelaskan kembali bahwa saya tidak mengajarkan
untuk menjadi orang yang jahat, saya hanya memberi beberapa cara jika memang kamu
ingin menjadi stalker (bukan hacker atau cracker)., disini saya hanya
memberikan cara-cara untuk kalian yang masih ingin mencari tau dan masih kepo
dengan apa yang kalian cari. Kalau ada kesalahan nantinya, saya tidak
bertanggung jawab atas apa yang terjadi, hasil positif / negatifnya nanti kamu
sendiri yang menyikapinya.
Hey mas suster, rasanya kita kenal jauh sebelum kita merasakan cinta. berteman dari masih jadi kencur bin kunyit dan masih malu-malu buat berteman deket sampai akhirnya dipertemukan lagi diusia seperempat abad ini..
Mungkin memang di usia ini bukan waktunya untuk bermain-main lagi, paling tidak kita sudah dewasa dan tau bagaimana kita bertindak dan jalanin hidup ini. kita bertemu lagi saat ini banyak hal yang berubah, yang pastinya dulu yang masih imut-imut sekarang berubah jadi amit-amit, dulu yang sebatas bicara kalau ada perlu dan sekarang kita bicara tanpa batas. semakin kita dekat, semakin kita mengenalkan diri kita masing-masing, semakin kita saling mengerti, semakin nyaman dan semakin takut melepaskan.
Dia mas suster yang gue miliki saat ini, berbeda karakter tapi memiliki banyak kesamaan. dibalik keseriusan dalam pekerjaannya, dia yang gue kenal dulu pendiam dan ga banyak bicara, ternyata memiliki sifat yang engga gue tau. jauh dari yang gue fikir dan yang gue kira, ternyata dia itu freak dan so crazy (that's what i want from my man) :D
Banyak hal yang gue mau ada di mas suster itu, hampir setiap hari waktu kita habisin bareng-bareng, pergi kesana-kesini, mencoba hal baru, bercanda, dan ga pernah bosen buat ngobrol atopun cerita-certa hal yang ga penting sekalipun. saat gue capek, jenuh sama keadaan, dia itu obat yang ampuh buat nenangin, dia itu semacam doping XP. entah kenapa merasa gue menemukan diri gue tapi ada di orang lain dan itu ada di diri dia.
Memang umur ini masih seumur jagung sayur, ga terlalu banyak berharap juga, gue jalanin aja yang terbaik buat hubungan ini. Insha Allah kalo Allah berkehendak kita berjodoh, yaa tinggal disyukuri aja.. (´Ï‰`ʃƪ)♡
For my Dear : Andry Karmunianto ❤
Hey Mas Suster
Tag :
Read Post : Hey Mas SusterSabtu, 10 Oktober 2015
Author : ina kawaii
Comments : 0
Tag :
Read Post : Hey Mas SusterSabtu, 10 Oktober 2015
Gue sadar hidup itu ga ada yang
kekal abadi, semua makhluk hidup pasti mati,
ga terkecuali kita. Tinggal gimana kita aja menunggu dan terus jalanin hidup sampe waktu
yang udah ditentuin tuhan. Kita ga akan tau seberapa lama kita nafas ga akan tau
seberapa lama kita dikasih jatah untuk hidup. Walau gue tau
hari itu suatu saat bakalan datang buat kita, satu hal yang belum/ga bisa gue terima dan masih gue takutin,
itu adalah kehilangan orang yang paling disayang. Entah orang tua, saudara, teman,
sahabat, pacar atopun barang kesayangan. Rasanya pasti sakit, ditinggal pergi selamanya itu bener-bener “Deep”
banget. Terutama orang tua atopun saudara kandung,
mungkin karna dengan mereka kita udah bertahun-tahun tinggal bareng,
berasa kan suatu saat kita bakal kehilangan mereka. Buat gue, keinginan gue,
dan selalu gue minta sama tuhan, gue mau pergi duluan sebelum mereka yang ninggalin gue,
karena gue paling takut kehilangan dan gue ga mau kehilangan mereka,
tapi tuhan pasti akan berkata lain. Sebelum hari itu tiba paling
ngga gue mau bahagiain mereka dan lakuin yang terbaik. Apapun yang terjadi nanti,
mau ga mau kita mesti terima kenyataanya. Kita yang berencana tapi Tuhan yang menetukan dan berkehendak,
Allahua’lam..
jadi dewasa itu ga mudah.. butuh banyak perjuangan dan air mata.. kalau disuruh milih, gue lebih pengen jadi anak kecil seterusnya dan ortu gue ga akan pernah tua *it's impossible*.
proses yang amat panjang, perjalanan selama hampir 25 tahun ini ga berjalan mulus, suka duka tangis tawa udah include di hidup gue. gue tau, ini masih belum seberapa, masih seperempat hidup *insha allah dikasih umur panjang.. amin*, tapi gue ngerasa ini jalan panjang banget, sempet kepikiran kapan ini bakal kelar, gue cape.. #huhf. tapi gue masih inget ada hal yang harus gue pertahanin & bikin gue semangat & terus berjuang.
hal yang paling menyedihkan itu cerita tentang keluarga dan cinta gue. ini yang bikin gue sering kelenger karna emang butuh mikir keras gimana dua hal itu bisa sinkron & nyatu.
cuma pengen curhat aja sebenernya, ga butuh solusi juga, gue anak kedua dari lima besaudara. punya 1 kakak laki-laki, 1 adik perempuan, dan 2 adik laki-laki. gue itu orang yang sayang keluarga, meski gue jarang ngumpul & ga pernah ngobrol bareng, bukan berarti gue cuek, cuma aja gue orangnya tertutup. jadi ga heran kalo ortu gue ga banyak tau tentang gue.
anak kedua yang berasa jadi anak sulung berpendapatan alhamdulillah ga terlalu besar yang harus berbagi gaji buat keluarga, sang kakak sarjana D3 yang paling ga bisa diandalkan dan hanya jadi benalu dikeluarga, adik perempuan yang hampir ketularan sang kakak benalu, lulus SMK hanya tidur, main-main game, hp & jalan-jalan yang pada akhirnya gue masukin kuliah biar ilang setan malesnya. dan 2 bocah laki-laki yang gue harep bisa bikin gue bangga. jenuh sebenernya, makanya gue jarang pulang cepet kerumah, karna bawaannya sedih aja kalo pulang, makanya gue sering pulang malem, entah lama dikantor atau kelayapan dulu ga tau kemana, trus klopun udah sampe rumah, yaa gue tinggal tidur & jarang ngumpul bareng kluarga. sering ortu kesusahan biaya, dan pastinya minta tolong ke gue yang notabene emang yang paling diharepin. suka bingung klo mereka butuh biaya yang ga sedikit, gue yang muter otak gimana cara dapetin biaya yang kurang itu. pernah saat ade gue mau lulus SMK, butuh biaya buat ujian, saat itu juga sisa gaji ga cukup buat lunasin itu kebutuhan, sampe kepikiran buat celakain diri dari motor biar uang asuransi keluar terus bisa nutup semua kekurangan, tapi allah punya rencana lain, dia titipin 1 orang buat bantu gue kluar dari masalah ini, dan ini pun ga gratis, cara ngelunasin kebaikan orang itu, gue setiap hari selama 1 bulan *sampe ketemu bulan selanjutnya, gajian terus bayar utangnya* kudu pulang malem, bantu kerjain kerjaan orang tuanya masang kancing. sampe sering masuk angin..hahaha, apapun gue lakuin, yang pasti gue itu anti minta-minta sama orang, paling mentok-mentok itu minjem (sebenernya anti juga, tapi karena kepepet yaa terpaksa). banyak cerita macam ini yang ortu gue ga tau gue dapet uang dari mana ^_^. semua gue lakuin cuma buat mereka walau mereka sering ga sepaham sama gue.
gue ga kayak orang-orang, yang bisa beli ini itu buat diri sendiri, gue paling ga bisa jajan sendirian, sementara kluarga dirumah ga makan. jujur iri sama yang lain, bisa punya ini itu hasil pemberian atau mungkin jerih payah sendiri, uang sendiri yang ga di utak-atik ikut campur keluarga. yaa mau ga mau harus disyukuri gimanapun jalan ceritanya. ga cuma hal keuangan, pasanganpun ortu gue sering ikut campur. jangan sama yang ini, ga boleh sama yang itu, giliran ditanya gimana baiknya malah dibilang terserah aja.. *ini nyokap*. pernah ortu setuju banget dan guepun hampir cinta mati tapi malah dikhianatin, pernah cinta banget tapi ortu ga setuju. demi ortu gue, gue rela ngelepasin orang yang gue sayang & nyakitin dia biar dia bisa ikhlasin gue. astagfurullah, udah cukup saya sakit dan nyakitin orang yang ga salah. pengen dapet one last yang bisa bawa hubungan ke jenjang yang tinggi, yang bisa bantu gue buat lewatin semua masalah gue, yang setia nuntun gue, yang terima gue apa adanya, dan terima masa lalu gue. please GOD, listen me.. give me the best way for me.
kilas balik perjalanan selama bulan februari 2014 ini, entah kenapa gue ngerasa bulan ini adalah bulan terburuk yang pernah gue temuin, dari awal bulan sampe akhir bulan ini gue ngalamin kesialan yang ga berenti-berenti, macam mimpi buruk. semua aspek hidup gue ga baik *cry T^T
awal bulan gue udah nemuin kesialan, yang pertama, yaitu data-data kerjaan yang ada di komputer kantor raib (hilang semua), keajaiban dari mana itu, padahal hari sabtu seperti biasa gue ngecek data semua masih ada dan yang tau password kompi gue cuma 4 orang aja (termasuk gue), waktu hari senin tanggal 3 Februari gue udah kehilangan data kerjaan gue dan setelah itu gue tanya ke 3 orang yang tau passwordnya, itupun nihil ga ada yang tau (apa emang sengaja ga ngaku) kenapa semua data'nya hilang, padahal juga gue udah back up data'nya di D (gue nyimpen data di G), dan wassalam.... data back up'an gue yang di D juga ga ada di kompi tersebut. gue kelabakan bukan main, bingung + pusing campur aduk, masa gue harus ngerjain dan ngetik-ngetik data dari awal ??,, ohh god, please help meee... *skip-
setelah konsultasi dengan teman-teman kampus saya, syukur alhamdulillah teman baik saya *nurdiansyah* mau membantu saya. hari minggu dia rela dateng ke kantor gue dan ngobrak ngabrik kompi gue, berbagai cara dilakuin buat bantu gue supaya data bisa balik lagi,
"gue cuma harap, gapapa datanya ga balik semua, asal yang penting *laporan-laporan* beberapanya bisa nyantol lagi di kompi gue..".
di otak-atik ga bisa juga, akhirnya pake cara terakhir yaitu pake Recuva (software pengembali data yang terhapus). daaannnnn jjrreeeennnggg.... beberapa data kembali lagi ke kompi dan gue masih kurang beruntung, data yang terbaru yang gue bikin ternyata hilang tak terdetect.. *menghela nafas panjang*.
hmm yasudahlah sepertinya saya harus ikhlas dan lapang dada menerima tragedi seperti ini, masih harus bersyukur karena data masih bisa balik walo ga semuanya ada..
yang kedua itu, tanggal 5 Februari yang seharusnya Free-bruari malah jadi Freak-bruari,, harusnya gue ber-leha-leha karena jatah cuti gue tiba, dan keadaan ternyata situasi dan kondisi ga mendukung gue, badan gue ga fit alias sakit, tapi alhamdulillah sih bisa full rehat sampe tanggal 9 Februari..
lanjut yang ketiga, gue lupa sekitar tanggal 11 ato 12 Februari, keluarga gue dikeroyok kampung sebelah, masalahnya sepele cuma duit Rp. 7.000,-. eehh ini bukan masalah sepelenya, itu anaknya aja yang bego, udah dikasih fasilitas kesenangan malah ngasih duit yang ga layak pake. begini ceritanya :
"sekelompok anak ABG sekitar umur 17-an dari kampung sebelah main PS dirental PS yang dibuka di rumah gue, main 2 jam itupun main judi Top Score kalo kata anak-anak sih, setelah 2 jam selesai, mereka bayar dengan harga yang gue sebutin diatas, setelah bayar, itu ABG siap-siap buat balik kerumah masing-masing, ga berapa lama kemudian, abang gue kedepan rumah buat nemuin salah satu anak ABG tersebut, abang gue nanya baik-baik ke salah satu anak itu : "ini duit siapa, koq duit rusak buat bayar PS..??", dan mereka ga ada yang mau ngaku, satu per satu anak ABG itu pergi, abang gue ga terima dengan perlakuan bocah-bocahbego itu, ditonjoklah satu dari beberapa anak tersebut (dibagian mata). merasa tidak terima dengan kelakuan abang gue, ga lama kemudian sekelompok warga dari kampung sebelah yang notabene adalah warga dari anak ABG yang dipukul tadi sama abang gue dateng beramai-ramai, orang tua, abang jago (preman kampung) dan warga yang lain menyerbu rumah gue, semula bicara baik-baik, orang tua dari anak yang dipukul tadi merasa tidak terima karena anaknya telah dilukai, meminta ganti rugi dengan sistem tembak sebesar Rp. 300.000,- *pengeretan*. saat suasana makin memanas dan keadaan tidak bisa membaik, warga tersebut tidak sabar untuk mengeroyoki abang gue dan yang lebih parah lagi, mereka itu nyampah dirumah gue, mereka keroyokin abang gue sampe masuk ke dalam rumah gue, berhubung abang gue badannya gede, dikeroyok banyak orang gitu, dia ga luka apapun. karena sudah ramai kayak gitu, warga dari kampung gue ngebantuin untuk menengahi konflik ini. akhirnya mereka-pun semua dibawa ke kantor RW, dan berakhir keluarga gue harus ngalah, dengan cara membayar ganti rugi dengan sejumlah uang yang diminta oleh orang tua anak tersebut..
dalam hati gue :
"dasar bocahbego, ngaku jagoan, masalah kayak gitu bawa-bawa keluarga, kalo ngerasa laki-laki itu berantem satu lawan satu, ga usah main keroyokan, main bawa abang jago segala,, lagian kan lo pada yang salah, keluarga gue udah ngasih service game sesuai dengan jam yang diminta dan tanpa masalah, kenapa mereka duluan yang nyari masalah dengan ngasih duit yang ga layak untuk di gunain, yaelah 7 ribu perak masa ga bisa bayar, buat judi yang ampe puluhan ribu duitnya rapi-rapi. sialan emang warga miskin pengeretan. gue ngomong kayak gini karena emang nyatanya begitu, ternyata mereka sering ngelakuin hal yang sama (ga perlu gue jelasin contohnya lagi). 1 kampung kelakuannya kampungan, kamseupay, norak, ga pantes mereka hidup, udah miskin nyusahin orang aja.." #astagfirullah..
tapi dari cerita di atas, akhirnya gue tau kesusahan orang tua gue, 7rb ga dapet, malah ilang 3oorb. nyokap pun nangis, abang gue yang pengacara (pengangguran ga punya acara) bukan bantu keluarga, malah nyusahin begitu, mereka (orang tua gue) ternyata butuh biaya 1,5jt buat biaya ujian ade gue yang mau lulus SMA. terakhir pembayaran tanggal 19 Februari. dan mereka ga cerita ke gue kalo mereka lagi susah kayak gitu, berhubung gue nguping pembicaraan mereka, secara batin, gue ga bisa terima dengan keadaan kayak gini, gue harus bantu, tapi ditanggal tua itu duit gue abis tinggal sejuta, itupun yang 500rb udah gue pinjemin ke si jelek karena dia juga lagi susah, and real gue cuma punya gope.. sejutaaa lagiii ??????????? (gue harus dapet dari mana),, #think..
lewati masalah ini sementara...........
and next, yang ke-empat itu tanggal 13 Februari itu gue berantem sama si jelek, udah tau gue galak, ga suka kalo pacar gue cari muka dan cari perhatian ke cewe lain, dan dia lakuin kesalahan BUAT YANG KEDUA KALI.. ngamuk abis-abisan gue, gue maki-maki, gue omelin, gue kasarin ampe gue putusin, tega ga tega sih, biarin dah bodo amat, salah sendiri otaknya ga dipake. and then si Jelek jauh-jauh dari Tangerang malem-malem kerumah cuma mau minta maaf dan perbaikin lagi, yaa yaa yaa.. seperti biasa gue luluh lagi, tapi gue ga bego, gue kasih kesempatan terakhir buat perbaikin kelakuannya itu. *setelah itu baikkan lagi...* :smirk:
kembali ke permasalahan ke-3 diatas (keluarga), gue paling ga bisa ngeliat orang lain susah, apalagi keluarga gue sendiri, gue butuh dana sejuta buat nambahin biaya ujian ade gue, terlintas dipikiran gue buat jual barang berharga yang gue punya, cincin, handphone, laptop, dress, baju-baju, dll. pikiran awal gue, gue pengen jual cincin yang nempel dijari gue setahun itu seharga Rp. 500.000,-. akhirnya gue coba cari bon pembelian cincin itu, gue ubek-ubek berangkas gue dan emang dasar gue pikun, gue lupa naro, gue ga nemuin bon cincin'nya, ga cuma sampe situ, pikiran ke-2 gue adalah gadai laptop..
okay gue jelasin lagi, gue itu anti yang namanya gadai barang minta ato minjem-minjem duit, untuk kali ini muka gue, gue TEBELIN 100x lipat, rasa malu gue buang jauh-jauh..
siipp kali ini memang harus gue lakuin, udah mepet dan ga tau mesti ngapain lagi, gue searching tata cara persyaratan gimana untuk menggadaikan barang. gue baca-baca, dan gue melingkari point dimana barang yang ingin di gadaikan harus ada nota pembelian. dan mulailah gue cari lagi itu nota pembelian laptop yang gue beli akhir 2012. dan lagi gue lupa ditaruh dimana itu nota-nota berharga, dan gue ga nemuin itu. dan cara memalukan terakhir adalah dengan cara Meminjam Uang, Yaa Allah untuk kali ini saja tolong jangan lagi kayak gini, gue coba pinjem sana-sini, usaha terus sampe dapat, malu belakangan yang penting ade gue bisa ikut ujian. memang saat itu adalah tanggung bulan, beberapa teman dekat saya tidak bisa menolong. gue pikir usaha gue sia-sia, sempat ingin melewati jalan pintas dengan cara mencelakakan diri naik motor dengan kecepatan tinggi, dengan maksud apabila nanti terjadi apa-apa dengan gue, maka uang asuransi akan keluar banyak..hhuhuhuhu..
ternyata memang umur gue belum bisa diberhentikan saat itu, tidak terjadi hal apa-apa pada diri gue, gue sampai dirumah dalam keadaan utuh dan masih bisa bernafas. masih berpakaian kantor, gue matikan lampu dan memeluk bantal kesayangan, merasa sangat down, berharap ada yang bisa menolong, apapun akan gue lakuin nanti asal gue dapet duit.
ga tau kenapa gue kepikiran, kenapa ga gue coba pinjem sama anak-anak teknisi gue, akhirnya gue coba sms ke salah satu teknisi gue, dia Dimas namanya, mungkin gue kenal lama sama semuanya, tapi gue membatasi diri gue supaya ga terlalu deket sama orang lain, ok cukup. gue sms dimas, gue jelasin gimana kronologi masalah gue, gue itu jarang cerita masalah kesusahan kayak gini karena gue ga mau dikasihanin, ok cukup. dan syukur alhamdulillah, dia mau bantu gue, dengan kesadaran diri gue sendiri, gue ga mau minjem aja, jadi gue suruh dimas pegang laptop gue biar dia percaya. esoknya gue kerumahnya dimas, dan barteran pun terjadi disana. keluarganya welcome banget sama gue, orang tuanya pun tau masalah ini, ga apalah biar semuanya lancar jaya aja. sabtu 14 Februari pulang dari rumah dimas, gue bergegas pulang dan nyedot sisa duit di ATM 500rb, sampe dirumah gue kasih semua duitnya ke ade gue, dia seneng ternyata, setelah itu gue ke kamar lagi buat istirahat.
*matiin lampu dan peluk bantal
hhmmpppffffttt...
ga sampe disitu, saat laptop gue gue gadai ke Dimas, ade gue bilang "na, rabu pinjem laptop buat ujian MYOB..", astaga,, untung laptopnya ga gue gadein di Pegadaian, coba klo gue gadein disana, ga bakal bisa ambil laptopnya selama duitnya ga ada. saat itu gue bolak balik kerumahnya dimas buat pinjem dan balikin laptop. sebenarnya malu minta ampun cuma demi ade gue, keluarga gue, apapun gue lakuin.
jangan dipikir gue pinjem dengan mudah, waktu gue kerumah dimas itu, gue bantuin masang kancing (kerjaan harian ibu'nya) sampe larut jam 21.00 wib. *kesadaran. dan harus pulang malam dingin-dinginan *gue ga kuat dingin. sampe-sampe gue masuk angin dan mata gue bengkak. haduuhhh.. >o<
selama gue bolak balik kerumah dimas itu gue bohong sama si jelek, gue ga mau dia tau kalo gue lagi susah, gue sering ngelarang dia buat gadai barang dan ternyata gue sendiri yang gadai barang sampe gue kerumah cowo lain tanpa sepengetahuan dia, tapi sumpah selama gue dirumah dimas, ga ada hal apa-apa. gue tutupin ini cuma pengen dia jangan sampe tau kalo gue lagi susah banget. gue yakin pasti dia berfikir gue selingkuh disini, *ngga jelek, maaf aku bohongin kamu, tapi jujur aku ga selingkuhin kamu, aku ga suka jadi pengkhianat..*
masalah diatas semua itu selesai dengan baik, gue jalanin dengan super sabar banget, gue pikir kesialan gue sampe disitu, ternyata engga,, waktu bokap jemput gue ke kantor, di perjalanan ban motor gue bocor abis, ban dalem pun sobek, astaga apa lagi ini, ga selesai-selesai masalahnya T^T
keluar lagi duit 40rb, asli gue ga punya duit lagi,
sampe tiba tanggal 25 Februari, hari kemerdekaan *gajian* dan itu terlewat begitu saja..
Rp. 1.000.000,- buat nebus Laptop di Dimas, Rp. 1.000.000,- buat bayar kuliah, dan sisanya buat bayar hutang, dan gue mesti sabar untuk gajian bulan berikutnya..
tapi... di kesulitan gue itu, Alhamdulillah rezeki gue ga abis-abis, ada aja duit yang ngalir ke gue, dari temen-temen gue yang ngasih duit ke gue, dari hasil jualan jaket, apa aja ada rezekinya.. :')
sumpah miris banget inget kejadian awal sampe akhir bulan ini, baru kali ini gue susah setengah mati, jajan dikasih sama temen, makan nasi padang bekas temen gue, cemilan dibeliin atasan gue, minjem dan gade barang ampe segitunya, perjuangan banget..
bagusnya gue orangnya sabar..hahahahaha
yaa allah semoga penderitaan saya ga berlanjut.. amiinn T^T
dalam keadaan kayak apapun intinya tetap harus bersyukur, saat gue susah kayak gini, masih banyak yang jauh lebih susah dari gue, dari masalah ini gue dapet banyak hikmah yang cuma bisa gue rasain sendiri..
Alhamdulillah, Give Thanks To Allah, Barakallah
awal bulan gue udah nemuin kesialan, yang pertama, yaitu data-data kerjaan yang ada di komputer kantor raib (hilang semua), keajaiban dari mana itu, padahal hari sabtu seperti biasa gue ngecek data semua masih ada dan yang tau password kompi gue cuma 4 orang aja (termasuk gue), waktu hari senin tanggal 3 Februari gue udah kehilangan data kerjaan gue dan setelah itu gue tanya ke 3 orang yang tau passwordnya, itupun nihil ga ada yang tau (apa emang sengaja ga ngaku) kenapa semua data'nya hilang, padahal juga gue udah back up data'nya di D (gue nyimpen data di G), dan wassalam.... data back up'an gue yang di D juga ga ada di kompi tersebut. gue kelabakan bukan main, bingung + pusing campur aduk, masa gue harus ngerjain dan ngetik-ngetik data dari awal ??,, ohh god, please help meee... *skip-
setelah konsultasi dengan teman-teman kampus saya, syukur alhamdulillah teman baik saya *nurdiansyah* mau membantu saya. hari minggu dia rela dateng ke kantor gue dan ngobrak ngabrik kompi gue, berbagai cara dilakuin buat bantu gue supaya data bisa balik lagi,
"gue cuma harap, gapapa datanya ga balik semua, asal yang penting *laporan-laporan* beberapanya bisa nyantol lagi di kompi gue..".
di otak-atik ga bisa juga, akhirnya pake cara terakhir yaitu pake Recuva (software pengembali data yang terhapus). daaannnnn jjrreeeennnggg.... beberapa data kembali lagi ke kompi dan gue masih kurang beruntung, data yang terbaru yang gue bikin ternyata hilang tak terdetect.. *menghela nafas panjang*.
hmm yasudahlah sepertinya saya harus ikhlas dan lapang dada menerima tragedi seperti ini, masih harus bersyukur karena data masih bisa balik walo ga semuanya ada..
yang kedua itu, tanggal 5 Februari yang seharusnya Free-bruari malah jadi Freak-bruari,, harusnya gue ber-leha-leha karena jatah cuti gue tiba, dan keadaan ternyata situasi dan kondisi ga mendukung gue, badan gue ga fit alias sakit, tapi alhamdulillah sih bisa full rehat sampe tanggal 9 Februari..
lanjut yang ketiga, gue lupa sekitar tanggal 11 ato 12 Februari, keluarga gue dikeroyok kampung sebelah, masalahnya sepele cuma duit Rp. 7.000,-. eehh ini bukan masalah sepelenya, itu anaknya aja yang bego, udah dikasih fasilitas kesenangan malah ngasih duit yang ga layak pake. begini ceritanya :
"sekelompok anak ABG sekitar umur 17-an dari kampung sebelah main PS dirental PS yang dibuka di rumah gue, main 2 jam itupun main judi Top Score kalo kata anak-anak sih, setelah 2 jam selesai, mereka bayar dengan harga yang gue sebutin diatas, setelah bayar, itu ABG siap-siap buat balik kerumah masing-masing, ga berapa lama kemudian, abang gue kedepan rumah buat nemuin salah satu anak ABG tersebut, abang gue nanya baik-baik ke salah satu anak itu : "ini duit siapa, koq duit rusak buat bayar PS..??", dan mereka ga ada yang mau ngaku, satu per satu anak ABG itu pergi, abang gue ga terima dengan perlakuan bocah-bocah
dalam hati gue :
"dasar bocah
tapi dari cerita di atas, akhirnya gue tau kesusahan orang tua gue, 7rb ga dapet, malah ilang 3oorb. nyokap pun nangis, abang gue yang pengacara (pengangguran ga punya acara) bukan bantu keluarga, malah nyusahin begitu, mereka (orang tua gue) ternyata butuh biaya 1,5jt buat biaya ujian ade gue yang mau lulus SMA. terakhir pembayaran tanggal 19 Februari. dan mereka ga cerita ke gue kalo mereka lagi susah kayak gitu, berhubung gue nguping pembicaraan mereka, secara batin, gue ga bisa terima dengan keadaan kayak gini, gue harus bantu, tapi ditanggal tua itu duit gue abis tinggal sejuta, itupun yang 500rb udah gue pinjemin ke si jelek karena dia juga lagi susah, and real gue cuma punya gope.. sejutaaa lagiii ??????????? (gue harus dapet dari mana),, #think..
lewati masalah ini sementara...........
and next, yang ke-empat itu tanggal 13 Februari itu gue berantem sama si jelek, udah tau gue galak, ga suka kalo pacar gue cari muka dan cari perhatian ke cewe lain, dan dia lakuin kesalahan BUAT YANG KEDUA KALI.. ngamuk abis-abisan gue, gue maki-maki, gue omelin, gue kasarin ampe gue putusin, tega ga tega sih, biarin dah bodo amat, salah sendiri otaknya ga dipake. and then si Jelek jauh-jauh dari Tangerang malem-malem kerumah cuma mau minta maaf dan perbaikin lagi, yaa yaa yaa.. seperti biasa gue luluh lagi, tapi gue ga bego, gue kasih kesempatan terakhir buat perbaikin kelakuannya itu. *setelah itu baikkan lagi...* :smirk:
kembali ke permasalahan ke-3 diatas (keluarga), gue paling ga bisa ngeliat orang lain susah, apalagi keluarga gue sendiri, gue butuh dana sejuta buat nambahin biaya ujian ade gue, terlintas dipikiran gue buat jual barang berharga yang gue punya, cincin, handphone, laptop, dress, baju-baju, dll. pikiran awal gue, gue pengen jual cincin yang nempel dijari gue setahun itu seharga Rp. 500.000,-. akhirnya gue coba cari bon pembelian cincin itu, gue ubek-ubek berangkas gue dan emang dasar gue pikun, gue lupa naro, gue ga nemuin bon cincin'nya, ga cuma sampe situ, pikiran ke-2 gue adalah gadai laptop..
okay gue jelasin lagi, gue itu anti yang namanya gadai barang minta ato minjem-minjem duit, untuk kali ini muka gue, gue TEBELIN 100x lipat, rasa malu gue buang jauh-jauh..
siipp kali ini memang harus gue lakuin, udah mepet dan ga tau mesti ngapain lagi, gue searching tata cara persyaratan gimana untuk menggadaikan barang. gue baca-baca, dan gue melingkari point dimana barang yang ingin di gadaikan harus ada nota pembelian. dan mulailah gue cari lagi itu nota pembelian laptop yang gue beli akhir 2012. dan lagi gue lupa ditaruh dimana itu nota-nota berharga, dan gue ga nemuin itu. dan cara memalukan terakhir adalah dengan cara Meminjam Uang, Yaa Allah untuk kali ini saja tolong jangan lagi kayak gini, gue coba pinjem sana-sini, usaha terus sampe dapat, malu belakangan yang penting ade gue bisa ikut ujian. memang saat itu adalah tanggung bulan, beberapa teman dekat saya tidak bisa menolong. gue pikir usaha gue sia-sia, sempat ingin melewati jalan pintas dengan cara mencelakakan diri naik motor dengan kecepatan tinggi, dengan maksud apabila nanti terjadi apa-apa dengan gue, maka uang asuransi akan keluar banyak..hhuhuhuhu..
ternyata memang umur gue belum bisa diberhentikan saat itu, tidak terjadi hal apa-apa pada diri gue, gue sampai dirumah dalam keadaan utuh dan masih bisa bernafas. masih berpakaian kantor, gue matikan lampu dan memeluk bantal kesayangan, merasa sangat down, berharap ada yang bisa menolong, apapun akan gue lakuin nanti asal gue dapet duit.
ga tau kenapa gue kepikiran, kenapa ga gue coba pinjem sama anak-anak teknisi gue, akhirnya gue coba sms ke salah satu teknisi gue, dia Dimas namanya, mungkin gue kenal lama sama semuanya, tapi gue membatasi diri gue supaya ga terlalu deket sama orang lain, ok cukup. gue sms dimas, gue jelasin gimana kronologi masalah gue, gue itu jarang cerita masalah kesusahan kayak gini karena gue ga mau dikasihanin, ok cukup. dan syukur alhamdulillah, dia mau bantu gue, dengan kesadaran diri gue sendiri, gue ga mau minjem aja, jadi gue suruh dimas pegang laptop gue biar dia percaya. esoknya gue kerumahnya dimas, dan barteran pun terjadi disana. keluarganya welcome banget sama gue, orang tuanya pun tau masalah ini, ga apalah biar semuanya lancar jaya aja. sabtu 14 Februari pulang dari rumah dimas, gue bergegas pulang dan nyedot sisa duit di ATM 500rb, sampe dirumah gue kasih semua duitnya ke ade gue, dia seneng ternyata, setelah itu gue ke kamar lagi buat istirahat.
*matiin lampu dan peluk bantal
hhmmpppffffttt...
ga sampe disitu, saat laptop gue gue gadai ke Dimas, ade gue bilang "na, rabu pinjem laptop buat ujian MYOB..", astaga,, untung laptopnya ga gue gadein di Pegadaian, coba klo gue gadein disana, ga bakal bisa ambil laptopnya selama duitnya ga ada. saat itu gue bolak balik kerumahnya dimas buat pinjem dan balikin laptop. sebenarnya malu minta ampun cuma demi ade gue, keluarga gue, apapun gue lakuin.
jangan dipikir gue pinjem dengan mudah, waktu gue kerumah dimas itu, gue bantuin masang kancing (kerjaan harian ibu'nya) sampe larut jam 21.00 wib. *kesadaran. dan harus pulang malam dingin-dinginan *gue ga kuat dingin. sampe-sampe gue masuk angin dan mata gue bengkak. haduuhhh.. >o<
selama gue bolak balik kerumah dimas itu gue bohong sama si jelek, gue ga mau dia tau kalo gue lagi susah, gue sering ngelarang dia buat gadai barang dan ternyata gue sendiri yang gadai barang sampe gue kerumah cowo lain tanpa sepengetahuan dia, tapi sumpah selama gue dirumah dimas, ga ada hal apa-apa. gue tutupin ini cuma pengen dia jangan sampe tau kalo gue lagi susah banget. gue yakin pasti dia berfikir gue selingkuh disini, *ngga jelek, maaf aku bohongin kamu, tapi jujur aku ga selingkuhin kamu, aku ga suka jadi pengkhianat..*
masalah diatas semua itu selesai dengan baik, gue jalanin dengan super sabar banget, gue pikir kesialan gue sampe disitu, ternyata engga,, waktu bokap jemput gue ke kantor, di perjalanan ban motor gue bocor abis, ban dalem pun sobek, astaga apa lagi ini, ga selesai-selesai masalahnya T^T
keluar lagi duit 40rb, asli gue ga punya duit lagi,
sampe tiba tanggal 25 Februari, hari kemerdekaan *gajian* dan itu terlewat begitu saja..
Rp. 1.000.000,- buat nebus Laptop di Dimas, Rp. 1.000.000,- buat bayar kuliah, dan sisanya buat bayar hutang, dan gue mesti sabar untuk gajian bulan berikutnya..
tapi... di kesulitan gue itu, Alhamdulillah rezeki gue ga abis-abis, ada aja duit yang ngalir ke gue, dari temen-temen gue yang ngasih duit ke gue, dari hasil jualan jaket, apa aja ada rezekinya.. :')
sumpah miris banget inget kejadian awal sampe akhir bulan ini, baru kali ini gue susah setengah mati, jajan dikasih sama temen, makan nasi padang bekas temen gue, cemilan dibeliin atasan gue, minjem dan gade barang ampe segitunya, perjuangan banget..
bagusnya gue orangnya sabar..hahahahaha
yaa allah semoga penderitaan saya ga berlanjut.. amiinn T^T
dalam keadaan kayak apapun intinya tetap harus bersyukur, saat gue susah kayak gini, masih banyak yang jauh lebih susah dari gue, dari masalah ini gue dapet banyak hikmah yang cuma bisa gue rasain sendiri..
Alhamdulillah, Give Thanks To Allah, Barakallah
Freak-bruari (BAD MONTH) 2014
Tag :
Read Post : Freak-bruari (BAD MONTH) 2014Kamis, 27 Februari 2014
Author : ina kawaii
Comments : 0
Tag :
Read Post : Freak-bruari (BAD MONTH) 2014Kamis, 27 Februari 2014
