hidup memang tidak ada yang sempurna, sebaik-baiknya kita pasti pernah melakukan kesalahan.. apapun itu karena kita cuma manusia yang tidak lepas dan tidak luput dari "DOSA"
untuk menjalani hidup kearah yang baik memang tidak mudah, tapi kalau kita niat, pasti bisa koq.. selagi hidup jangan berpikir untuk hal duniawi saja, cuma mau mengingatkan , kalau kita itu cuma titipan dan hidup juga sementara..
saya juga mengakui kalau saya bukan anak yang baik, tapi kalau saya mau berubah menjadi yang lebih baik dari sebelumnya tidak ada salahnya juga kan ?? :D banyak hikmah yang saya dapatkan selama berkelakuan baik, maka dari itu saya mau mengajak kamu-kamu untuk mendapatkan pencerahan hidup menjadi lebih baik.. #amin


1. Bersyukur

Definisi Syukur :
memuji, berterima kasih dan merasa berhutang budi kepada Allah atas karunia-Nya, bahagia atas karunia tersebut dan mencintai-Nya dengan melaksanakan ketaatan kepada-Nya. 
Kewajiban Bersyukur :
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepadaNya kamu menyembah.” (QS. Al Baqarah: 172).
 “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari-Ku.” (QS. Al Baqarah: 152)
Mengapa Harus Bersyukur :
“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” (QS. An Nahl: 78)
Manfaat Bersyukur :
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)
Cara Bersyukur :
“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena 
Tuhanmu; dan berkorbanlah.” (QS. Al Kautsar : 1-2)
Ancaman bagi yang Tidak Bersyukur:
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)
Namun, pada kenyataannya…………………………………………………….
Kebanyakan Manusia Tidak Bersyukur :
“Dan ketika Kami (Allah) memberikan nikmat kepada manusia, ia memalingkan muka dan bersikap angkuh, dan ketika ia ditimpa keburukan ia berputus asa.” (QS. Al Isra’ : 83)
dari kehilangan kita belajar ikhlas, dari kebahagiaan kita belajar bersyukur, dan dari cobaan permasalahan kita belajar sabar....
2. Beribadah
 
Definisi Ibadah
Ibadah secara bahasa (etimologi) berarti merendahkan diri serta tunduk. Sedangkan menurut syara’ (terminologi), ibadah mempunyai banyak definisi, tetapi makna dan maksudnya satu. Definisi itu antara lain adalah:
[1]. Ibadah adalah taat kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya melalui lisan para Rasul-Nya.
[2]. Ibadah adalah merendahkan diri kepada Allah Azza wa Jalla, yaitu tingkatan tunduk yang paling tinggi disertai dengan rasa mahabbah (kecintaan) yang paling tinggi.
[3]. Ibadah adalah sebutan yang mencakup seluruh apa yang dicintai dan diridhai Allah Azza wa Jalla, baik berupa ucapan atau perbuatan, yang zhahir maupun yang bathin. Yang ketiga ini adalah definisi yang paling lengkap.
Ibadah terbagi menjadi ibadah hati, lisan, dan anggota badan. Rasa khauf (takut), raja’ (mengharap), mahabbah (cinta), tawakkal (ketergantungan), raghbah (senang), dan rahbah (takut) adalah ibadah qalbiyah (yang berkaitan dengan hati). Sedangkan tasbih, tahlil, takbir, tahmid dan syukur dengan lisan dan hati adalah ibadah lisaniyah qalbiyah (lisan dan hati). Sedangkan shalat, zakat, haji, dan jihad adalah ibadah badaniyah qalbiyah (fisik dan hati). Serta masih banyak lagi macam-macam ibadah yang berkaitan dengan amalan hati, lisan dan badan.
Ibadah inilah yang menjadi tujuan penciptaan manusia. Allah berfirman:
“Artinya : Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghen-daki rizki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi makan kepada-Ku. Sesungguhnya Allah Dia-lah Maha Pemberi rizki Yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.” [Adz-Dzaariyaat : 56-58]
Allah Azza wa Jalla memberitahukan bahwa hikmah penciptaan jin dan manusia adalah agar mereka melaksanakan ibadah hanya kepada Allah Azza wa Jalla. Dan Allah Mahakaya, tidak membutuhkan ibadah mereka, akan tetapi merekalah yang membutuhkan-Nya, karena ketergantungan mereka kepada Allah, maka barangsiapa yang menolak beribadah kepada Allah, ia adalah sombong. Siapa yang beribadah kepada-Nya tetapi dengan selain apa yang disyari’atkan-Nya, maka ia adalah mubtadi’ (pelaku bid’ah). Dan barangsiapa yang beribadah kepada-Nya hanya dengan apa yang disyari’atkan-Nya, maka ia adalah  

Pilar-Pilar Ubudiyyah Yang Benar
Sesungguhnya ibadah itu berlandaskan pada tiga pilar pokok, yaitu: hubb (cinta), khauf (takut), raja’ (harapan).
Rasa cinta harus disertai dengan rasa rendah diri, sedang-kan khauf harus dibarengi dengan raja’. Dalam setiap ibadah harus terkumpul unsur-unsur ini. Allah berfirman tentang sifat hamba-hamba-Nya yang mukmin:
“Artinya : Dia mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya.” [Al-Maa-idah: 54]
“Artinya : Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cinta-nya kepada Allah.” [Al-Baqarah: 165]
“Artinya : Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan dan mereka berdo’a kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” [Al-Anbiya': 90]
Sebagian Salaf berkata [2], “Siapa yang beribadah kepada Allah dengan rasa cinta saja, maka ia adalah zindiq [3], siapa yang beribadah kepada-Nya dengan raja’ saja, maka ia adalah murji’[4]. Dan siapa yang beribadah kepada-Nya hanya dengan khauf, maka ia adalah haruriy [5]. Barangsiapa yang beribadah kepada-Nya dengan hubb, khauf, dan raja’, maka ia adalah mukmin muwahhid.”

Syarat Diterimanya Ibadah
Ibadah adalah perkara tauqifiyah yaitu tidak ada suatu bentuk ibadah yang disyari’atkan kecuali berdasarkan Al-Qur-an dan As-Sunnah. Apa yang tidak disyari’atkan berarti bid’ah mardudah (bid’ah yang ditolak) sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Barangsiapa yang beramal tanpa adanya tuntunan dari kami, maka amalan tersebut tertolak.” [6]
Agar dapat diterima, ibadah disyaratkan harus benar. Dan ibadah itu tidak bisa dikatakan benar kecuali dengan adanya dua syarat:
[a]. Ikhlas karena Allah semata, bebas dari syirik besar dan kecil.
[b]. Ittiba’, sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
Syarat yang pertama merupakan konsekuensi dari syahadat laa ilaaha illallaah, karena ia mengharuskan ikhlas beribadah hanya kepada Allah dan jauh dari syirik kepada-Nya. Sedangkan syarat kedua adalah konsekuensi dari syahadat Muhammad Rasulullah, karena ia menuntut wajib-nya taat kepada Rasul, mengikuti syari’atnya dan meninggal-kan bid’ah atau ibadah-ibadah yang diada-adakan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Artinya : (Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, dan ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala di sisi Rabb-nya dan tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.” [Al-Baqarah: 112]
Aslama wajhahu (menyerahkan diri) artinya memurnikan ibadah kepada Allah. Wahua muhsin (berbuat kebajikan) artinya mengikuti Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam
Syaikhul Islam mengatakan, “Inti agama ada dua pilar yaitu kita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah, dan kita tidak beribadah kecuali dengan apa yang Dia syari’at-kan, tidak dengan bid’ah.”
Sebagaimana Allah berfirman.
“Artinya : Maka barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabb-nya maka hendaknya ia mengerjakan amal shalih dan janganlah ia mempersekutukan sesuatu pun dalam ber-ibadah kepada Rabb-nya.” [Al-Kahfi: 110]
Hal yang demikian itu merupakan manifestasi (perwujudan) dari dua kalimat syahadat Laa ilaaha illallaah, Muhammad Rasulullah.
Pada yang pertama, kita tidak beribadah kecuali kepada-Nya. Pada yang kedua, bahwasanya Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah utusan-Nya yang menyampaikan ajaran-Nya. Maka kita wajib membenarkan dan mempercayai beritanya serta mentaati perintahnya. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan bagai-mana cara kita beribadah kepada Allah, dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita dari hal-hal baru atau bid’ah. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa semua bid’ah itu sesat. [7]
Bila ada orang yang bertanya: “Apa hikmah di balik kedua syarat bagi sahnya ibadah tersebut?”
Jawabnya adalah sebagai berikut:
[1]. Sesungguhnya Allah memerintahkan untuk mengikhlaskan ibadah kepada-Nya semata. Maka, beribadah kepada selain Allah di samping beribadah kepada-Nya adalah kesyirikan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Artinya : Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya.” [Az-Zumar: 2]
[2]. Sesungguhnya Allah mempunyai hak dan wewenang Tasyri’ (memerintah dan melarang). Hak Tasyri’ adalah hak Allah semata. Maka, barangsiapa beribadah kepada-Nya bukan dengan cara yang diperintahkan-Nya, maka ia telah melibatkan dirinya di dalam Tasyri’.
[3]. Sesungguhnya Allah telah menyempurnakan agama bagi kita[8] Maka, orang yang membuat tata cara ibadah sendiri dari dirinya, berarti ia telah menambah ajaran agama dan menuduh bahwa agama ini tidak sempurna (mempunyai kekurangan).
[4]. Dan sekiranya boleh bagi setiap orang untuk beribadah dengan tata cara dan kehendaknya sendiri, maka setiap orang menjadi memiliki caranya tersendiri dalam ibadah. Jika demikian halnya, maka yang terjadi di dalam ke-hidupan manusia adalah kekacauan yang tiada taranya karena perpecahan dan pertikaian akan meliputi ke-hidupan mereka disebabkan perbedaan kehendak dan perasaan, padahal agama Islam mengajarkan kebersamaan dan kesatuan menurut syari’at yang diajarkan Allah dan Rasul-Nya.

Keutamaan Ibadah
Ibadah di dalam syari’at Islam merupakan tujuan akhir yang dicintai dan diridhai-Nya. Karenanyalah Allah men-ciptakan manusia, mengutus para Rasul dan menurunkan Kitab-Kitab suci-Nya. Orang yang melaksanakannya di-puji dan yang enggan melaksanakannya dicela.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Artinya : Dan Rabb-mu berfirman, ‘Berdo’alah kepada-Ku, nis-caya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk Neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.’” [Al-Mu'min: 60]
Ibadah di dalam Islam tidak disyari’atkan untuk mem-persempit atau mempersulit manusia, dan tidak pula untuk menjatuhkan mereka di dalam kesulitan. Akan tetapi ibadah itu disyari’atkan untuk berbagai hikmah yang agung, kemashlahatan besar yang tidak dapat dihitung jumlahnya. Pelaksanaan ibadah dalam Islam semua adalah mudah.
Di antara keutamaan ibadah bahwasanya ibadah mensucikan jiwa dan membersihkannya, dan mengangkatnya ke derajat tertinggi menuju kesempurnaan manusiawi.
Termasuk keutamaan ibadah juga bahwasanya manusia sangat membutuhkan ibadah melebihi segala-galanya, bahkan sangat darurat membutuhkannya. Karena manusia secara tabi’at adalah lemah, fakir (butuh) kepada Allah. Sebagaimana halnya jasad membutuhkan makanan dan minuman, demi-kian pula hati dan ruh memerlukan ibadah dan menghadap kepada Allah. Bahkan kebutuhan ruh manusia kepada ibadah itu lebih besar daripada kebutuhan jasadnya kepada makanan dan minuman, karena sesungguhnya esensi dan subtansi hamba itu adalah hati dan ruhnya, keduanya tidak akan baik kecuali dengan menghadap (bertawajjuh) kepada Allah dengan beribadah. Maka jiwa tidak akan pernah merasakan kedamaian dan ketenteraman kecuali dengan dzikir dan beribadah kepada Allah. Sekalipun seseorang merasakan kelezatan atau kebahagiaan selain dari Allah, maka kelezatan dan kebahagiaan tersebut adalah semu, tidak akan lama, bahkan apa yang ia rasakan itu sama sekali tidak ada kelezatan dan kebahagiaannya.
Adapun bahagia karena Allah dan perasaan takut kepada-Nya, maka itulah kebahagiaan yang tidak akan terhenti dan tidak hilang, dan itulah kesempurnaan dan keindahan serta kebahagiaan yang hakiki. Maka, barangsiapa yang meng-hendaki kebahagiaan abadi hendaklah ia menekuni ibadah kepada Allah semata. Maka dari itu, hanya orang-orang ahli ibadah sejatilah yang merupakan manusia paling bahagia dan paling lapang dadanya.
Tidak ada yang dapat menenteramkan dan mendamaikan serta menjadikan seseorang merasakan kenikmatan hakiki yang ia lakukan kecuali ibadah kepada Allah semata. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tidak ada kebahagiaan, kelezatan, kenikmatan dan kebaikan hati melainkan bila ia meyakini Allah sebagai Rabb, Pencipta Yang Maha Esa dan ia beribadah hanya kepada Allah saja, sebagai puncak tujuannya dan yang paling dicintainya daripada yang lain.[9]
Termasuk keutamaan ibadah bahwasanya ibadah dapat meringankan seseorang untuk melakukan berbagai kebajikan dan meninggalkan kemunkaran. Ibadah dapat menghibur seseorang ketika dilanda musibah dan me-ringankan beban penderitaan saat susah dan mengalami rasa sakit, semua itu ia terima dengan lapang dada dan jiwa yang tenang.
Termasuk keutamaannya juga, bahwasanya seorang hamba dengan ibadahnya kepada Rabb-nya dapat mem-bebaskan dirinya dari belenggu penghambaan kepada makhluk, ketergantungan, harap dan rasa cemas kepada mereka. Maka dari itu, ia merasa percaya diri dan berjiwa besar karena ia berharap dan takut hanya kepada Allah saja.
Keutamaan ibadah yang paling besar bahwasanya ibadah merupakan sebab utama untuk meraih keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, masuk Surga dan selamat dari siksa Neraka.
[Disalin dari buku Prinsip Dasar Islam Menutut Al-Qur'an dan As-Sunnah yang Shahih, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa Po Box 264 Bogor 16001, Cetakan ke 2]
3. Berdo'a
Definisi  Do'a
Doa adalah memohon atau meminta suatu yang bersifat baik kepada Allah SWT seperti meminta keselamatan hidup, rizki yang halal dan keteguhan iman. Sebaiknya kita berdoa kepada Allah SWT setiap saat karena akan selalu didengar olehNya.

Tujuan Berdo'a
- Memohon hidup selalu dalam bimbingan Allah SWT
- Agar selamat dunia akhirat
- Untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT
- Meminta perlindungan Allah SWT dari Setan yang terkutuk

Waktu-waktu yang tepat / mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT
- Ketika membaca AlQuran
- Setelah Solat wajib
- Pada saat tengah malam setelah sholat tahajud
- Saat melaksanakan ibadah haji
- Saat berpuasa wajib dan sunah

Adab atau Tata cara berdo'a
- Menghadap ke Kiblat / Ka'bah
- Sebelum berdoa membaca basmalah, istighfar dan hamdalah. Kemudian diikuti salawa nabi Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya.
- Mengangkat kedua telapak tangan sebelum berdoa dan mengusap muka dengan telapak tangan setelah doa.
- Melembutkan suara dan tenang saat berdoa
- khusyuk, ikhlas dan serius
- Berharap agar doanya diterima Allah SWT
- Berdoa berulang-ulang di lain waktu untuk menunjukkan keseriusan kita agar dikabulkan oleh Allah SWT
- Setelah berdoa ditutup dengan salawat nabi dan pujian pada Allah SWT.

4. Bertawakal
DEFINISI TAWAKAL
Tawakal artinya menyerahkan urusan kepada pihak lain atau menggantungkan kepadanya. Hal ini disebabkan karena percaya penuh kepada yang diserahi atau ketidak mampuan menangani sendiri. (An Nihayah Fi Gharibil Hadits, Ibnul Atsir 5/221)

TAWAKAL BUKAN PASRAH
Sebagian orang menyangka bahwa tawakal identik dengan pasrah total. Ini adalah anggapan yang salah, karena tawakal itu menuntut rasa optimis dan aktif.
"Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan
mencukupkan (keperluan)nya.." (Ath Thalaq:3)
dalam ayat ini Allah menjamin akan memberi kecukupan kepada orang-orang yang bertawakal termasuk rizki. Apakah artinya orang tersebut tidak berusaha dan tidak bekerja lantas tiba-tiba memperoleh rizki dari langit ? Tentu tidaklah demikian. Orang yang ingin memenuhi kebutuhannya harus berusaha dan bekerja. Hadits berikut lebih memperjelas:
"Seandainya kalian bertawakal kepada Alah dengan sebenarnya niscayaAllah akan memberi rizki kepada kalian, sebagaimana memberi rizkikepada burung,mereka pergi pagi dengan perut kosong dan pulang soredengan perut kenyang" (Riwayat Tirmidzi, dari umar bin Khathab
dengan sanad shahih)

Implementasi Tawakal Dalam Kehidupan sehari – hari
Agar dapat bersikap tawakal, Imam Al Ghazali memberikan tuntunan sebagai berikut :
a. Berusaha memperoleh sesuatu yang bermanfaat
b. Berusaha menjadikan sesuatu yang dimiliki selalu bermanfaat
c. Berusaha menolak dan menjauhkan diri dari sesuatu yang menimbulkan mudlarat (bahaya / bencana)
d. Berusaha menghilangkan mudlarat yang menimpa dirinya
Untuk membiasakan perilaku tawakal dalam kehidupan sehari-hari, perhatikanlah ciri-ciri berikut ini :
a. Selalu menerima ketentuan Allah SWT dan tidak pernah gelisah dan berkeluh kesah
b. Selalu bersyukur atas karunia Allah SWT dan bersabar jika mendapat musibah
c. Selalu berserah diri kepada Allah SWT dan giat berusaha atau ikhtiar.
d. Selalu berusaha memberikan manfaat bagi orang lain.

5. Beramal
1. perbuatan (baik atau buruk): ia dihormati orang karena -- nya yg baik, bukan karena kedudukan atau kekayaannya;
2. perbuatan baik yang mendatangkan pahala (menurut ajaran agama Islam): berbuat -- kepada fakir miskin; salat adalah -- ibadat manusia kepada Allah;
3. yang dilakukan dengan tujuan untuk berbuat kebaikan terhadap masyarakat atau sesama manusia (memberi derma, mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam, penyandang cacat, orang jompo, anak yatim piatu, dsb): membuka dompet -- , mengumpulkan sumbangan melalui surat kabar untuk menyumbang korban banjir dsb: penjualan prangko --; penyelenggaraan pertunjukan --; -- ibadah Isl perbuatan yg merupakan pengabdian kpd Allah, spt salat dan zakat;
-- jariah Isl perbuatan baik untuk kepentingan masyarakat (umum) yg dilakukan terus-menerus dan tanpa pamrih; perbuatan sosial;
-- saleh Isl perbuatan yg sungguh-sungguh dl menjalankan ibadah atau menunaikan kewajiban agama seperti perbuatan baik terhadap sesama manusia

Cara menilai besar kecilnya bibit kebaikan yang ditanam, menanam bibit baik atau benih kebajikan adalah melakukan amal kebaikan dengan uang. Ini adalah pengertian yang salah, menganggap melakukan amal kebaikan sama dengan mengeluarkan uang. Harus keluar uang baru bisa beramal. Padahal ruang lingkup beramal sangat luas.

Ada amal yang dengan mengeluarkan uang, misalnya mendirikan rumah sakit, sekolah, panti perawatan orang lanjut usia, panti yatim piatu, memberi uang kepada fakir miskin, memperbaiki dan mendirikan kelenteng, mencetak buku-buku agama, dan lain-lain.

Ada pula amal kebaikan tanpa mengeluarkan uang, misalnya tidak melakukan kejahatan, menyingkirkan batu-batu penghalang di jalan, menyingkirkan kulit pisang di jalan, menyeberangkan orang tua, mengalah tempat duduk bagi wanita hamil dan orang tua pada kendaraan umum, menasehati orang agar terbebas dari kebodohan, menyumbang darah, dan lain-lain.

Jelaslah bahwa beramal tidak harus dengan keluar uang. Yang penting adalah harus dengan sungguh-sungguh melakukannya. Dimanapun terdapat pintu untuk menanamkan kebaikan.

Berbuat kebaikan ada perbedaan besar dan kecilnya, pada prinsipnya terbagi menjadi 2 macam:
  1. Diukur dari tingkat kesungguhan hati.
    Misalnya si kaya menyumbang Rp. 100.000,- dan si miskin menyumbang Rp. 100.000,- juga. Rp. 100.000,- yang disumbangkan si kaya bagaikan sehelai bulu yang dicabut dari 9 ekor lembu, sedangkan bagi si miskin, mungkin itu dapat dipakai untuk makan selama 1 minggu. Oleh karena itu tingkat kesungguhan hatinya berbeda biarpun sama-sama menyumbang Rp. 100.000,-. Sangat lebih besarlah amal yang diberikan si miskin. Misalnya Ali dan Budi dengan lingkungan hidup yang sama memberikan sumbangan dalam jumlah yang sama. Namun Ali selalu mengingat sumbangan yang pernah dia berikan dan selalu berharap mendapatkan imbalan dan selalu menonjolkan bahwa dia sudah beramal. Sedangkan Budi setelah menyumbang tidak pernah menonjolkan diri, tidak memiliki pikiran untuk mendapatkan imbalan dan dia tetap rendah hati dan selalu bekerja dengan ulet. Dengan demikian tingkat kesungguhan hati antara Ali dan Budi sungguh jauh berbeda. Tentu saja karma yang diterima Budi akan lebih besar daripada Ali.
  2. Diukur dari tingkat menerima manfaat.
    Misalnya kebajikan yang dilakukan Cintia membuat hanya seorang yang mendapatkan manfaat, sedangkan yang dilakukan Desi membuat banyak orang mendapatkan manfaatnya. Tentu saja Desi lebih unggul dari Cintia. Contoh lain, misalnya Edi adalah seorang yang cara hidupnya tidak benar dan gemar berjudi serta hutangnya bertumpuk-tumpuk. Lalu Feri dengan uangnya melunasi hutang Edi sehingga Edi tertolong dan bebas dari lilitan hutang. Sebaliknya Gunawan dengan tutur katanya memberikan pengarahan dan nasehat sehingga Edi sadar dan bisa berjalan pada arah yang benar. Feri dan Gunawan sama-sama memberikan manfaat bagi seseorang, tetapi Feri hanya memberikan manfaat sementara sedangkan Gunawan telah merubah Edi untuk hidup di jalan yang benar. Sehingga pahala Gunawan tentu lebih besar daripada Feri. Jadi belum tentu dengan uang baru dapat melakukan amal kebajikan.
Kedua cara mengukur diatas membuktikan bahwa belum tentu hanya si kaya yang dapat berbuat amal kebajikan sedangkan si miskin tidak dapat. Yg terpenting adalah kesungguhan hati dalam melakukannya.
 

6. Sabar dan Ikhlas
Ikhlas adalah mengesakan haq Allah swt dalam segala amalan ketaatan dengan niat, iaitu dia melakukan amalan ketaatannya hanyalah untuk menghampirkan diri kepada Allah swt, tiada apapun selain itu, iaitu mereka yang melakukannya kerana Makhluk, atau kerana ingin mendapat pujian mereka, serta kecintaan kepada pujian makhluk, atau apa jua sebab-sebab yang selain redha Allah. Boleh juga dikatakan, bahawa Ikhlas itu adalah pembersihan (niat) diri (semasa amalan) dari segala segala perhatian manusia. ( Al-Risalah al-Qusyairiah, tahqiq Abd Halim Mahmud, 1/443)
ikhlas adalah tidak menyertakan kepentingan pribadi atau imbalan duniawi dari apa yang dapat ia lakukan. Konsentrasi orang yang ikhlas cuma satu, yaitu bagaimana agar apa yang dilakukannya diterima oleh Allah SWT. Jadi ketika sedang memasukan uang ke dalam kotak infaq, maka fokus pikiran kita tidak ke kiri dan ke kanan, tapi pikiran kita terfokus bagaimana agar uang yang dinafkahkan itu diterima di sisi Allah.
Ikhlas, terletak pada niat hati. Luar biasa sekali pentingnya niat ini, karena niat adalah pengikat amal. Orang-orang yang tidak pernah memperhatikan niat yang ada di dalam hatinya, siap-siaplah untuk membuang waktu, tenaga, dan harta dengan tiada arti. Keikhlasan seseorang benar-benar menjadi amat penting dan akan membuat hidup ini sangat mudah, indah, dan jauh lebih bermakna.

Sabar dalam pendekatan ilmu Fikih, sabar didefinisikan sebagai tabah, yakni dapat menahan diri dari melakukan hal-hal yang bertentangan dengan huum Islam, baik dalam keadaan lapang maupun sulit, mampu mengendalikan nafsu yang dapat menggoncangkan iman. Menurut Ibnu Qayyim sabar berarti menahan diri dari kelih kesah dan rasa benci, menahan lisan dari mengadu, dan menahan anggota badan dari tindakan yang mengganggu dan mengacaukan.

Pada umumnya kita semua bisa lebih sabar, disaat kita di uji Allah dengan hal yang menyenagkan, tapi saat kita di uji Allah dengan ujian yang tidak menyenangkan, seperti ujian kesulitan, ujian kehilangan dan atau musibah maka kebanyakan dari kita, akan merasa begitu sulit menerimanya dan sulit untuk bisa sabar.
Ujian kesulitan, ujian kehilangan, kekurangan musibah, penyakit,  kemiskinan, adalah perkara biasa yang dihadapi oleh manusia selama hidup di dunia ini.  Perhatikan firman Allah SWT berikut ini Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah [2] : 155-157).
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (QS. Al ‘Ankabuut [29] : 2)
Ketahuilah, sabar akan sangat sulit dilakukan, apabila kita tidak mampu menyadari, bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, pada hakikatnya hanyalah ujian. Harta yang kita miliki, karir yang bagus, rumah dan mobil mewah yang kita miliki, anak dan keluarga, itu semua adalah ujian dari Allah dan titipan Allah. Apakah kita bersyukur atau menjadi kufur?
Kita harus memahami dengan sebaik-baiknya bahwa Allah lah pemilik yang sebenar-benarnya atas segala sesuatu apapun yang kita miliki di dunia ini. Dengan menyadari bahwa semua yang kita miliki sebenarnya adalah milik Allah dan titipan Allah, maka begitu Allah mengambilnya dari kita, insya Allah kita akan lebih mudah merelakannya. Karena kita menyadari, bahwa semua itu adalah milik Allah dan titipan Allah.  Dan yang namanya titipan, suatu saat nanti memang pasti akan kembali pada pemiliknya, kapanpun pemiliknya menghendaki apa yang dititipkan kembali atau mau mengambilnya dari kita, maka kita harus dengan rela memberikannya.
Jadi, jangan menjadi stres, terpukul dan merasa kehilangan yang sangat berat, apabila kemarin kita masih punya mobil, sekarang sudah tidak lagi, jangan stres dan bersedih hati apalagi sampai meratapi nasib, apabila bulan kemarin usaha kita masih sukses, sedangkan sekarang kita mengalami kegalalan yang besar.
Karena sesungguhnya dengan adanya musibah, maka seorang hamba akan mendapatkan pengampunan dari Allah SWT. Perhatikan sabda Rasulullah saw berikut ini:  “Tak seorang muslim pun yang ditimpa gangguan semisal tusukan duri atau yang lebih berat daripadanya, melainkan dengan ujian itu Allah menghapuskan perbuatan buruknya serta menggugurkan dosa-dosanya sebagaimana pohon kayu yang menggugurkan daun-daunnya.” (HR Bukhari dan Muslim).
Ketahuilah dan yakinlah, bahwa sesungguhnya dalam setiap cobaan berat yang Allah SWT berikan untuk kita, maka ada hikmah dan pahala yang besar yang menyertainya. Seperti sabda  Rasulullah SAW, “Sesungguhnya pahala yang besar itu, bersama dengan cobaan yang besar pula. Dan apabila Allah mencintai suatu kaum maka Allah akan menimpakan musibah kepada mereka. Barangsiapa yang ridha maka Allah akan ridha kepadanya. Dan barangsiapa yang murka, maka murka pula yang akan didapatkannya.” (HR. Tirmidzi, dihasankan al-Albani dalam as-Shahihah [146]).
Rasulullah SAW  bersabda :  “Tiada henti-hentinya cobaan akan menimpa orang mukmin dan mukminat, baik mengenai dirinya, anaknya, atau hartanya sehingga ia kelak menghadap Allah SWT dalam keadan telah bersih dari dosa (HR. Tirmidzi).
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seseorang mendapatkan pemberian yang lebih baik dan lebih lapang daripada kesabaran.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Kita harus rela menerima segala  ketentuan  Allah  dan menyadari bahwa apapun yang terjadi, sudah ditetapkan Allah SWT dalam Lauhul Mahfuzh. Kita wajib menerima segala ketentuan Allah dengan penuh keikhlasan. Allah SWT berfirman :  “Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS al-Hadid [57] : 22)
Apabila kita ditimpa musibah baik besar maupun kecil, sebaiknya kita mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan hanya kepada-Nya-lah kami kembal). ini dinamakan dengan kalimat istirja’ (pernyataan kembali kepada Allah SWT). Kalimat istirja’ akan lebih sempurna lagi jika ditambah, setelahnya dengan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW  sebagai berikut :“Ya Allah, berilah ganjaran atas musibah yang menimpaku dan gantilah musibah itu yang lebih baik bagiku.”  Barangsiapa yang membaca kalimat istirja’ dan berdo’a dengan doa di atas niscaya Allah SWTakan menggantikan musibah yang menimpanya dengan sesuatu yang lebih baik. (Hadits riwayat Al Imam Muslim 3/918 dari shahabiyah Ummu Salamah.)
Rasulullah SAW bersabda, “Apabila ada anak salah seorang hamba itu meninggal maka Allah bertanya kepada malaikat-Nya, ‘Apakah kalian mencabut nyawa anak hamba-Ku?’. Maka mereka menjawab, ‘Ya.’ ‘Apakah kalian telah mencabut nyawa buah hati hamba-Ku?’. Maka mereka menjawab ‘Ya.’ Lalu Allah bertanya, ‘Apa yang diucapkan oleh hamba-Ku?’. Mereka menjawab, ‘Dia memuji-Mu dan beristirja’ -membaca innaa lillaahi dst-..’ Maka Allah berfirman, ‘Bangunkanlah untuk hamba-Ku itu sebuah rumah di surga, dan beri nama rumah itu dengan Bait al-Hamd.’.” (HR. Tirmidzi, dihasankan al-Albani dalam as-Shahihah [1408]).
Perhatikan sabda Rasulullah SAW berikut ini : “Sungguh mengagumkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik. Dan hal itu tidak akan diperoleh kecuali oleh seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan kesenangan, maka dia bersyukur. Maka hal itu merupakan kebaikan baginya. Dan apabila dia tertimpa kesusahan maka dia bersabar. Maka itu juga merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim)
Setiap amalan akan diketahui pahalanya kecuali kesabaran, karena pahala kesabaran itu, tanpa batas. Sebagaimana firman Allah SWT  “Sesungguhnya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan ganjaran/pahala  mereka tanpa batas.” (Az Zumar: 10)
Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan, yang bila kita renungkan dan pahami dengan sebaik-baiknya,  insya Allah bisa membuat kita semua bisa sabar dan ikhlas dalam menghadapi ujian-Nya yang paling berat sekalipun :
  1. Kita harus percaya pada jaminan Allah bahwa : Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (QS Al Baqarah [2] : 286).   Allah SWT yang memiliki diri kita, sangat tahu kemampuan kita, jadi tidak akan mungkin Allah memberikan ujian yang melebihi batas kemampuan kita.
  2. Sebenarnya, kita semua pasti mampu untuk bisa sabar dalam segala ujian dan segala keadaan, asalkan kita kuat iman.
  3. Coba kita tanyakan pada diri kita, saat kita ditimpa suatu ujian kesulitan, kesedihan dan atau kehilangan, apa manfaat yang bisa kita ambil kalau kita tidak sabar dan tidak mengikhlaskannya? Apakah dengan ”tidak sabar” dan ”tidak ikhlas” nya kita, maka bisa menghadirkan kenyamanan untuk kita? Atau bisa membuat ujian tersebut tidak jadi datang atau tidak jadi menimpa kita? Sekarang mari kita pikirkan kembali, kita sabar atau tidak sabar, ikhlas atau tidak ikhlas, ujian kesulitan / kesedihan atau musibah tetap terjadi dan menimpa kita kan?  Jadi lebih baik kita terima dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Bila kita bisa sabar dan ikhlas menerimanya, maka insya Allah, tidak akan terasa berat lagi ujian tersebut, percayalah. Dan ingat, dalam sabar, terkandung ridha Allah SWT. Dan ridha Allah SWT terhadap kita, adalah segalanya.
  4. Kita harus selalu baik sangka kepada Allah SWT dan jangan pernah sekalipun meragukan dan mempertanyakan keputusan, ketetapan, pengaturan dan ketentuan Allah.  Kita harus bisa sabar dan ridha terhadap apapun keputusan, ketetapan dan pengaturan-Nya. Kalau kita masih merasa tidak puas dengan semua keputusan, ketetapan, pengaturan dan ketentuan Allah itu, maka cari saja Tuhan selain Allah.  Perhatikan firman-Nya dalam hadits Qudsi : Akulah Allah, tiada Tuhan melainkan Aku. Siapa saja yang tidak sabar menerima cobaan dari-Ku, tidak bersyukur atas nikmat-Ku dan tidak ridha dengan ketentuan-Ku, maka bertuhanlah kepada Tuhan selain Aku.” (hadist ini diriwatkan oleh al-Thabrani dalam Al-Mu’jam al-Kabir melalui jalur Abu Hind al-Dari)
Karena itu, marilah kita Bersyukur, Beribadah, Beramal, Bertawakal, Sabar dan Ikhlas dalam segala keadaan, yakinlah bahwa janji Allah pasti benar. Percayalah, ini akan membuahkan kebahagiaan hidup.



Belajar Hidup Yang Lebih Baik (Islam Treatment)

Author : ina kawaii Comments : 2
permisi nih, maaf ina boleh copas.. ina mau share informasi aja ke temen-temen yang punya hobby dan doyan nyanyi, udah ga asing lagi di denger tempat karaoke yang asik, top markotop juga :),, ina juga pernah kesini sama temen-temen kuliah #dulu, walo ga sering tapi dijamin asik punya lho ^^..

namanya NAV Karaoke Keluarga (Nirwana Audio Visual) yang ada gambar Burung Rangkok bukan Burung Bango..hheheheh.. disini dijelaskan Tarif, Lokasi, Muatan, dll en pokoknya insya allah lengkap,, bisa ngajak pacar, temen-temen, sahabat, sodara, keluarga ato mau ajak se-RT juga boleehh,,
yahh berikut deskripsinya :



GambarKaraoke dalam bahasa Jepang adalah suatu bentuk hiburan di mana penyanyi amatir merekam musik. Musik disini dikenal sebagai suatu lagu dimana suara asli dari penyanyi dikecilkan dan liriknya ditampilkan di layar untuk menuntun orang yang menyanyikan lagunya. Arti katanya sendiri “kara” yang berarti kosong dan “oke” yang berarti orchestra. Bila kedua kata ini digabungkan berarti orchestra yang kosong, maksudnya seseorang dapat memasukkan nada sesuai keinginannya kemudian bernyanyi tanpa harus diiringi live band atau orchestra.

Di Nirwana Audio Visual (NAV),  tempat karaoke keluarga yang memiliki delapan cabang di Surabaya ini memiliki koki sendiri untuk fasilitas food and baverage. Dengan itu, perut Anda selepas berkaraoke terasa lapar tinggal pesan, sesaat kemudian bisa menikmati hidangan sesuai pesanan.

NAV  juga meng-update lagu-lagu tiap seminggu sekali. Koleksi lagu NAV sudah ribuan karena NAV juga kerjasama dengan Nirwana recording. Ada berbagai macam kategori, mulai dari anak-anak sampai oldies. Dari bahasa Indonesia, sampai Mandarin, bahkan India pun ada.

Sebagai tempat karaoke keluarga, NAV yang mengusung teknologi Digital Stereo Computer System (DSCS) ini selalu menjaga citra baik pada seluruh pengunjung. Karena itulah, tidak ada satupun waiter yang berjenis kelamin perempuan, kecuali yang menempati posisi kasir dan penerima tamu. Pintu tiap ruangan pun di beri kaca-kaca agar bisa tetap terkontrol.

Tempat karaoke dengan logo burung Rangkok dari Kalimantan ini, buka tiap hari mulai dari pukul 12.00 Wib sampai 02.00 Wib. Untuk rate per kamar, NAV membedakannya dalam tarif siang dan tarif malam. Untuk tarif siang, mulai dari pukul 12.00 Wib hingga 19.00 Wib, atau biasa disebut happy hour, pengunjung akan mendapat potongan harga sebesar 40 persen dari harga normal. Promo happy hour ini berlaku setiap hari, kecuali hari besar.

Ruang karaoke yang tersedia mulai dari small yang berkapasitas 6 orang dengan harga normal Rp 45 ribu dan harga promo happy hour Rp 27 ribu. Selanjutnya ada Medium yang berkapasitas 8 orang dengan harga normal Rp 55 ribu dan happy hour Rp 33 ribu. Large dengan kapasitas 12 orang seharga Rp 65 ribu dan harga happy hour Rp 39 ribu.

Ada pula kamar suite, premium suite, president suite, dan big top yang masing-masing mendapat fasilitas lampu disco dengan efek dentuman bass. Bahkan untuk room presiden suite yang berkapasitas 24 orang dan Big Top yang berkapasitas 35 orang ada beberapa fasilitas tambahan seperti kamar mandi di dalam, tambahan satu microphone ekstra, TV 42 inchi, serta meja makan dan showcase berisi beragam minuman di dalam ruangan.

NAV Karaoke hadir sebagai klub karaoke yang bersih dari narkoba, minuman keras, dan prostitusi. Berbasis di Surabaya dan baru merambah Jakarta pada 1998. Dengan teknologi terkini, NAV menggunakan sistem audio stereo terkomputerisasi. Tersedia ribuan lagu dari berbagai jenis.

Di NAV Karaoke juga tersedia promosi, seperti: check in 2 jam gratis free pass 1 jam atau karaoke 3 jam bonus CD/VCD karaoke NAV. Buka setiap hari, NAV Karaoke juga memiliki fasilitas happy hour pada pukul 11.00-19.00 dan 23.00-02.00, dengan diskon khusus.

Karaoke NAV ini merupakan sebuah tempat hiburan mewah. Oleh sebab itu, pengunjung yang datang ke tempat ini rata-rata mempunyai kelas sosial menengah keatas. Tidak ada batasan sosial maupun jenis kelamin untuk pengunjung, sehingga baik pria maupun wanita dari segala usia dapat memperolah layanan fasilitas karaoke NAV.

NAV Karaoke merupakan perusahaan yang mennyediakan fasilitas jasa hiburan karaoke dengan keistimewaan:
  1. Koleksi lagu terlengkap di Indoneisa: Lagu Barat, Indonesia, Korea, India, yang meliputi lagu anak-anak hingga dewasa, selain itu terdapat pula lagu-lagu rohani.
  2. Pemilihan lagu, mengontrol play-stop-repeat hanya dengan menekan satu tombol.
  3. Bisa menyimpan jumlah lagu yang dipesan dalam jumlah yang tak terbatas.
  4. Permintaan dan pergantian lagu lebih cepat.
  5. Fasilitas My Favorite song: Bisa menyimpan lagu kesayangan anda setiap kali datang, pengunjung dapat memanggil kembali lagu kesayangan dengan mudah.
  6. Pelayanan pesan antar makanan dan minuman ke dalam ruang karaoke hanya dengan menelpon operator.
  7. Layanan member card untuk mendapatkan voucher gratis dan diskon khusus.
  8. Layanan VCD shooting di studio rekaman (merekan suara sendiri).
  9. Kostum pelayan yang sopan untuk menghindari image negatif sehingga aman untuk keluarga (termasuk remaja yang menjadi pelanggan tempat ini).
Tersedia berbagai macam ukuran ruangan dengan harga sewa dan fasilitas yang berbeda yaitu:
  1. Small room, kapasitas: 6 orang
  2. Medium room, kapasitas: 8 orang
  3. Large room, kapasitas: 12 orang, fasilitas: meja makan 4 orang
  4. Suite room, kapasitas: 18 orang fasilitas: meja makan untuk 6 orang
  5. Presiden suite room, kapasitas: 24 orang fasilitas: meja makan untuk 8 orang, toilet pribadi
  6. Big top, kapasitas: 35 orang fasilitas: meja makan untuk 10 orang, toilet pribadi, dan dancefloor
  • Konsep ruang terbuka (dari luar ruangan dapat melihat ke dalam ruangan)
  • Dilengkapi dengan sound system yang mutakhir
Alamat NAV Karaoke, antara lain:
Jakarta
  • Nav Karaoke, Jl Boulevard Raya Blok LB-3/27-28, Jakarta 14450, Telp. (021) 4500413
  • Nav Karaoke, Jl Boulevard Raya Blok TB-2/36-38, Jakarta, Telp. (021) 4530005, (021) 4520991, Fax : (021) 4531846
  • Nav Karaoke, Jl Pluit Indah RK-12, Jakarta, Telp. (021) 6683642
  • Nav Karaoke, Jl Pluit Permai Raya Ruko Mega Mal R 5-6, Jakarta 14450, Telp. (021) 6683525
  • Nav Karaoke, Jl RS Fatmawati 15 Golden Plaza Blok E No.30 dan Blok G No.6, Jakarta 12150, Telp. (021) 7508990
  • NAV Karaoke Keluarga The Bellezza, The Bellezza Shopping Arcade Lantai 3 Unit SS-79 Jl. Letjen. Supeno (Arteri Permata Hijau) No. 34, Jakarta, Telp. (021) 53664810 (021) 53664812
  • NAV Karaoke Keluarga Mall Ciputra, Mal Ciputra Lantai 6 Unit BC, Jl. Letjen S. Parman No. 31, Grogol Petamburan, Jakarta
Surabaya
  • NAV MayJend Sungkono, Gedung Sriwijaya Lt. 3 Jl. MayJend Sungkono No. 212, Surabaya, Telp. 031 5621600, 5687072 Fax. 031 5622634
  • NAV RMI Kebun Bibit, Komp. RMI Kebun Bibit blok A 12-23 Lt. 3 Jl. Ngagel Jaya Selatan Surabaya, Telp. 031 5049288, 5049299 Fax. 031 5043163
  • NAV Manyar Kertoarjo, Jl. Manyar Kertoarjo V No. 59-60 Lt. 2 (atas restaurant Adam) surabaya, Telp. 031 5936313 Fax. 031 5936763
  • NAV Dr. Soetomo, Jl. Dr. Soetomo No. 88 Surabaya, Telp. 031 5666358, 5621780 Fax. 031 5678440
  • NAV Pasar Besar, Jl. Pasar Besar Wetan No. 53 Surabaya, Telp. 031 5311325, 5314326 Fax. 031 5467827
  • NAV Ngagel, Jl. Ngagel Jaya Selatan RMI A No. 1 Surabaya Selatan/Gubeng, Telp. 031 5049299
  • NAV Karaoke Keluarga Bliton di jalan Bangka No. 15 Surabaya, Telp. 031 5013226
Sidoarjo
  • NAV Sidoarjo, Ruko Sentral Jenggolo Blok A No. 8-9 Jl. Jenggolo No. 09 Sidoarjo, Telp. 031 8957307 Fax 031 8957407
Malang
  • NAV Malang 1, Jl. Raya Langsep 2C Kav. 2 Malang, Telp. 0341 578785 Fax. 0341 578810
  • NAV NMalang 2, Jl. Raya Langsep 2DD Malang, Telp. 0341 556062 Fax. 0341 566554
Kediri
  • NAV Kediri, Jl. Panglima Sudirman No. 61 Kediri, Telp. 0354 680960, 688388 Fax. 0354 682085
Bandung
  • NAV Karaoke, Jl. Ir. H. Juanda no. 61 – 63 Bandung Utara/Coblong, Telp. 022 4222861
  • NAV Family Karaoke, Plaza Dago Lt. Dua Jl. Ir H. Djuanda No. 61-63, Telp. 022 2061039
  • NAV Karaoke Keluarga Cihampelas, Jl. Cihampelas No.68, Telp. 022 2021328
Yogyakarta
  • NAV Karaoke, Jl. Colombo No.7 RT 003/01 Yogyakarta Kota/Gondokusuman, Telp. 0274 552777
Solo
  • NAV Karaoke, JL. Urip Suharjo Ruko Mesen Square Solo Kota/Jebres, Telp. 0271 630434

Karaoke NAV

Author : ina kawaii Comments : 2
I Love Allah..



Allah is everything
Allah is my savior
Allah is my strength
Allah number one in my life
and no one else can compete with You in my heart
without Allah i am nothing
for Allah i can do everything....
Allah my Lord, giver of blessings in my life
he was the creator of the universe, nothing worthy of worship except You
forgive your servant, so far i have been negligent and away from You
now i know it like to live in the light of Your love
so peaceful and serene in Your arms
if you all know the beauty of the service
cause of Your gift truly makes me cry
why ? because Allah is so amazing, is so awesome
You gave me all the best
You granted all my prayers
praises would not be sufficient reply to all Your gift
thank you Allah
 i am lucky to have You
lucky you are to be protected by Allah ..
just look into your heart, Allah is there for you 


Allah Is Everything

Author : ina kawaii Comments : 0
you bring me laughter when i'm down
always there to lift my frown
you hold me tight when i'm cold
you'll stand by me till i grow old
loving me like no other
gentle and sweet just like a mother

your love is pure forever true
inside my heart is a place for you
the touch of your lips against my skin
softness so smooth
words of compassion forever sweet
how ever was i so lucky to have meet

my dearest love i hold so dear
for never do i have to fear
honest and truthful in loving me
always and forever it is you
the man i love and have given my heart
to live this life and never depart

a beauty i found upon thee eye
captured my heart and i chose to be by your side through good times and the bad
to comfort and love you even when you sad
you are my life you are my love
you are the greatest gift from up above...


Greatest Gift

Author : ina kawaii Comments : 0
Bra berfungsi untuk menyangga dan menjaga keindahan payudara. bra juga diperlukan untuk alasan kesopanan, agar bagian payudara dapat tertutup dengan baik. karena setiap wanita membutuhkannya tentu saja ukuran akan berbeda-beda. seperti beberapa jenis pakaian lain, pemilihan ukuran bra harus benar-benar sesuai dengan tubuh pemakainya. ukuran bra ditentukan berdasarkan lingkar dada dan besar atau kecilnya payudara.
warna bra perempuan ternyata bisa mengungkapkan diri penggunanya. tepatnya menentukan jenis pecinta sang pengguna pakaian dalam itu. Dona Dawson, seorang psikolog terkemuka di Inggris mengemukakan kesimpulan tersebut menyusul suatu penelitian terhadap perempuan di Inggris.





1. Bra Putih :
untuk anda yang menyukai Bra putih, berikut ini adalah deskripsi kepribadian anda: Putih menunjukkan pribadi yang ‘innocent’ atau murni tetapi tetap terbuka untuk ditebak. perempuan    dengan Bra putih biasanya mereka yang ingin banyak belajar.
2. Bra Hitam :
untuk anda yang menyukai Bra hitam, berikut ini adalah deskripsi kepribadian anda: warna hitam artinya cenderung individualis dan penuh kuasa serta hangat. perempuan yang mengenakannya termasuk mereka yang mempesona dan sangat bergairah.
3. Bra Merah Jambu (Pink) :
untuk anda yang menyukai Bra merah jambu, berikut ini adalah deskripsi kepribadian anda:
Bra merah jambu menunjukkan kepribadian yang romantis. lembut, dan butuh kasih sayang. yang mengenakannya sangat feminim, sensual, dan tidak akan pernah mengambil peran pemimpin.
4. Bra Merah :
untuk anda yang menyukai Bra merah, berikut ini adalah deskripsi kepribadian anda:
Bra merah menunjukkan kepribadian yang bergairah, penuh energi, dramatis, dan penuh pengendalian. pemakainya adalah jenis perempuan yang tidak malu-malu meminta apa yang dimauinya. suasana hati dan kebutuhannya akan drama menjadi bagian dari daya tariknya.
5. Bra Sewarna dengan warna kulit :
untuk anda yang menyukai Bra yang sewarna dengan kulit, berikut ini adalah deskripsi kepribadian anda:
Bra yang sewarna dengan kulit menunjukan kepribadian yang natural, santai, membumi, dan transparan. perempuan itu lebih santai dan tidak menyembunyikan sesuatu.


Melihat Kepribadian Cewek Dari Warna Bra

Author : ina kawaii Comments : 1
masih tidak menyangka, seperti bermimpi,, apa memang ini mimpi ??
dulu kamu yang aku tak yakin untuk bisa kumiliki, kini kamu sudah didalam dekapanku..
Tuhan kirim kamu untukku, walau tak tau sampai kapan, yang pasti Tuhan menyayangiku,
karena Dia berikan kamu untukku..
begitu meluap-luap perasaan ini, tak mau berhenti berdegup.
kini aku telah memilikimu.
akan aku jaga, sungguh aku akan pertahankan semampuku,,
ku pinta kamu melakukan hal yang sama, bukan sekedar permintaanku saja, tapi jalani bersamaku atas ketulusan dan keikhlasan hatimu..
kamu ada disampingku, tapi mengapa muncul perasaan aneh yang mengganggu hidupku..
iya "KERAGUAN"..
bagiku itu aneh sangat,
kenapa ??
karena awalnya aku bukan yang kamu harapkan,,
itu benar kan ?? bukan aku yang kamu cari..
kamu butuh wanita yang ada dipikiranmu,,
ini itu ini itu kamu ingin keindahan yang kamu mau..
lucu benar,,
apanya ??
karena aku hanya cinta dadakan..
aku tak miliki yang kamu harapkan, aku yaa ini..
apa adanya, tak sempurna, tak miliki apa-apa,,
tapi aku punya cara untuk bahagiakanmu.. :)
itu saja,, yaa cuma itu saja yang aku punya..
jangan berharap lebih dari diri ini, karena aku tak mampu,,
tak ingin merubah diriku menjadi orang lain..
inilah aku dengan segala keterbatasan, kesederhanaan, kekurangan bahkan ketidakmampuan untuk indah yang sempurna,,
tapi yasudahlah..
aku yakin kamu juga inginkanku,
aku harap ini bukan sekedar perasaanku saja,
Tuhan tolong jangan bangunkan aku, karena aku masih ingin bermimpi lebih lama lagi, masih ingin bermimpi terus memilikinya,,
jika aku terbangun nanti aku harap Tuhan jadikan ini nyata, benar-benar ingin ini nyata, kenyataan yang  baik bersamanya untuk waktu yang lama...........




Doubt..

Author : ina kawaii Comments : 0
mau tau Sifat orang dari cara dia menggunakan bantal ?
 
1. Memeluk bantal
mereka yang suka memeluk bantal biasanya berjiwa seni. mereka mempunyai penghargaan yang tinggi terhadap lukisan, musik dan sastra. perasaan mereka halus dan jiwa mereka romantik. kadangkala ada yang boleh membaca peristiwa yang akan berlaku melalui mimpi. mereka juga sangat prihatin terhadap kesusilaan.

2. Menggunakan banyak bantal
mereka biasanya kurang keyakinan. dalam kehidupan seharian, mereka memerlukan banyak pendamping. mereka jarang membuat keputusan sendiri, sebaliknya mendapatkan pandangan orang lain.

3. Tidur dengan satu bantal
mereka bukan jenis mengada-ngada dan boleh menerima keadaan seadanya. mereka juga membuat keputusan berdasarkan pikiran dan bukan nafsu semata-mata.

4. Meletakkan bantal di bawah kaki
mereka mempunyai sifat kurang baik. mereka jarang bergaul dengan orang ramai, malah kaku dalam pergaulan. ini menyebabkan mereka cenderung bersifat egois. mereka juga gemar menempuh jalan pintas untuk mencapai cita-cita. mereka tidak suka berusaha.

5. Tidur tanpa bantal
mereka memiliki sifat percaya diri yang sangat tinggi. kadangkala sifat percaya diri ini akhirnya akan membawa kepada sifat ego.

6. Tidak punya bantal
kasian deh looee...!!

7. Tidur gigit bantal
kelaparan...

from :

ONE PIECE-INFO.COM

7 Sifat Orang Dlilihat Dari Cara Menggunakan Bantal

Author : ina kawaii Comments : 0

- Copyright © Ina Kawaii - Hentai Ouji - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -